Bimbingan Skripsi
Peta Perjalanan

Alur Pembuatan Skripsi

Dua belas tahapan yang akan dilalui bersama, dari menentukan objek penelitian hingga ijazah diterbitkan.

Peta Alur Pembuatan Skripsi
Kaidah Teknis

Format Penulisan

Skripsi ditulis dengan menggunakan kertas HVS 70–80 gram ukuran A4 atau kuarto. Pengetikan skripsi harus mengikuti aturan-aturan berikut ini:

01

Ketentuan Umum Pengetikan

  1. Diketik dengan komputer, huruf jenis Times New Roman ukuran 12, dicetak dalam quality letter.
  2. Jumlah halaman dari BAB I–V adalah minimal 60 halaman, maksimal 100 halaman.
  3. Isi bab dan judul pada daftar isi diketik dalam dua spasi.
  4. Batas tepi kiri, tepi atas, tepi kanan, dan tepi bawah masing-masing adalah sekitar 4 cm, 4 cm, 3 cm, 3 cm.
  5. Pengetikan paragraf baru dimulai dengan awal kalimat yang menjorok masuk ke dalam dengan lima pukulan titik dari tepi kiri atau lima huruf (satu tab).
  6. Penulisan judul bab dan sub-bab menggunakan HURUF KAPITAL SEMUA, tanpa garis bawah dan tanpa titik. Nomor bab menggunakan angka Romawi. Setiap awal dari judul sub-bab harus ditulis dengan HURUF KAPITAL, kecuali kata sambung. Nomor urut bagi judul paragraf menggunakan angka Arab atau abjad.
  7. Muatan judul dua baris adalah 2 spasi, muatan judul tiga baris adalah 1,5 spasi, dan bila muatan judul lebih dari tiga baris adalah 1 spasi.
  8. Cara penomoran dapat menggunakan cara sebagai berikut: A., 1., a., 1), a), (1), (a). Dalam skripsi, cara penomoran harus digunakan secara konsisten, tidak boleh dicampuradukan.
  9. Perpindahan dari satu butir ke butir berikutnya tidak harus menjorok, melainkan dapat diketik lurus/simetris agar tidak mengambil terlalu banyak tempat dan demi keindahan format.
  10. Penggunaan nomor urut sebaiknya dibatasi dan jangan berlebihan, karena pada prinsipnya karya tulis ilmiah lebih banyak menggunakan uraian bukan pointers.
  11. Judul tabel ditulis di sebelah atas tabel, sedangkan judul untuk bagan, diagram, atau gambar, ditulis di sebelah bawah.
  12. Penggunaan nomor halaman menggunakan angka Arab dengan ketentuan; penomoran pada halaman di tengah bagian bawah, bila ada judul dan penomoran, dan halaman berikutnya di sudut kiri atas halaman.
Langkah Awal

Menentukan Objek Penelitian, Pertanyaan Penelitian, dan Metode

Tiga fondasi yang harus mantap sebelum sebuah judul skripsi layak diajukan.

01

Objek Penelitian

Tentukan fenomena, teks, tokoh, atau lembaga yang akan dikaji secara spesifik dan dapat ditelusuri sumbernya.
02

Pertanyaan Penelitian

Rumuskan pertanyaan yang jelas dan terjawab melalui data, bukan opini, sehingga arah penelitian tetap fokus.
03

Metode yang Digunakan

Pilih pendekatan yang sesuai dengan jenis data — kualitatif, kepustakaan, atau lapangan — agar hasilnya sahih.
Lihat Panduan
Perumusan Judul

Menyusun Judul Skripsi Penelitian Kualitatif

Judul yang baik mencerminkan variabel kajian secara ringkas, spesifik, dan menggambarkan pendekatan kualitatif yang dipakai.

Prinsip Perumusan

  • Mewakili inti masalah yang akan dikaji secara ringkas dan padat.
  • Menggunakan bahasa ilmiah, bukan bahasa opini atau ajakan.
  • Menyebutkan objek, subjek, dan konteks/lokasi kajian secara jelas.
  • Menghindari judul yang terlalu luas maupun terlalu sempit.

Unsur yang Perlu Ada

  • Variabel atau tema utama yang diteliti.
  • Pendekatan/metode kualitatif yang digunakan (studi kasus, analisis isi, dsb).
  • Subjek atau sumber data penelitian.
  • Batasan waktu atau tempat bila diperlukan.
Lihat Panduan
Kelengkapan Naskah

Halaman Awal

Bagian pembuka naskah skripsi yang harus lengkap dan sesuai kaidah sebelum masuk ke Bab II.

01

Cover

Halaman sampul memuat judul skripsi, logo institusi, nama dan NIM penulis, program studi, serta tahun penyusunan.
02

Tanda Persetujuan Skripsi

Lembar yang ditandatangani dosen pembimbing sebagai tanda skripsi telah layak untuk diujikan.
03

Lembar Pengesahan

Lembar yang ditandatangani tim penguji dan pihak kampus setelah skripsi dinyatakan sah melalui sidang.
04

Surat Pernyataan Keaslian Skripsi

Pernyataan bermaterai bahwa skripsi merupakan karya asli penulis, bukan hasil plagiarisme.
05

Kata Pengantar

Ucapan syukur dan terima kasih penulis kepada pihak-pihak yang membantu penyelesaian skripsi.
06

Abstrak

Ringkasan padat penelitian yang memuat tujuan, metode, dan hasil dalam satu paragraf singkat.
07

Daftar Isi

Navigasi struktur skripsi lengkap dengan nomor halaman setiap bab dan sub-bab.
08

Daftar Tabel

Daftar seluruh tabel yang digunakan dalam naskah beserta nomor halaman kemunculannya.
09

Daftar Bagan

Daftar bagan atau skema yang digunakan untuk menjelaskan alur maupun kerangka berpikir penelitian.
10

Daftar Gambar

Daftar seluruh gambar, foto, atau ilustrasi yang termuat dalam naskah beserta nomor halamannya.
Bab I

Pendahuluan

Bab pembuka yang membangun landasan mengapa penelitian ini penting dan bagaimana penelitian ini disusun.

A

Latar Belakang Masalah

Menguraikan konteks dan fenomena yang melatarbelakangi penelitian, disertai data atau fakta awal yang menunjukkan adanya kesenjangan atau masalah yang layak diteliti.
B

Identifikasi Masalah

Menginventarisasi berbagai persoalan yang muncul dari latar belakang sebelum ditentukan batasan dan fokus penelitian.
C

Pembatasan Masalah

Menegaskan ruang lingkup kajian agar penelitian tetap fokus dan tidak melebar dari tujuan awal.
D

Rumusan Masalah

Menyusun pertanyaan penelitian secara spesifik yang akan dijawab melalui pembahasan pada bab-bab berikutnya.
E

Tujuan Penelitian

Menjelaskan capaian yang ingin diperoleh, selaras dengan rumusan masalah yang telah disusun.
F

Manfaat Penelitian

Memaparkan kontribusi penelitian, baik secara teoretis bagi pengembangan ilmu maupun praktis bagi pembaca dan lembaga terkait.
G

Sistematika Penulisan

Memberi gambaran ringkas struktur setiap bab agar pembaca memahami alur penyajian skripsi secara menyeluruh.
Lihat Panduan
Bab II

Kajian Pustaka

Menghubungkan penelitian dengan khazanah keilmuan yang sudah ada, sekaligus menegaskan posisi dan kebaruan kajian ini.

A

Kajian Teori

Landasan konsep dan teori utama yang menjadi pisau analisis dalam membahas objek penelitian.
B

Kajian Hasil Penelitian yang Relevan

Kajian terdahulu adalah jembatan antara pengetahuan yang sudah ada dan kontribusi baru yang hendak diberikan. Bagian ini meletakkan landasan yang kokoh, menunjukkan pemahaman mendalam tentang bidang ilmu, mengidentifikasi celah yang akan diisi penelitian, dan membuktikan bahwa penelitian ini diperlukan serta bermakna bagi perkembangan ilmu pengetahuan. Tanpa bagian ini, penelitian akan terasa terisolasi dan kurang berpijak.
C

Kerangka Berpikir

Kerangka berpikir menjadi pedoman untuk menjelaskan alur penelitian, mencakup inti masalah, pertanyaan penelitian, teori pendukung, metode, hasil yang ingin dicapai, hingga kesimpulan.
Lihat Panduan
Bab III

Metodologi Penelitian

Merancang cara kerja penelitian secara sistematis, dari jenis penelitian hingga teknik analisis data.

A

Jenis & Pendekatan Penelitian

Menjelaskan jenis penelitian yang digunakan beserta pendekatan yang relevan dengan objek kajian.
B

Tempat dan Waktu Penelitian (Khusus Kualitatif Penelitian Lapangan)

Menjelaskan lokasi penelitian dilaksanakan serta rentang waktu pelaksanaannya, khusus untuk penelitian kualitatif lapangan.
C

Subjek dan Objek Penelitian (Khusus Kualitatif Penelitian Lapangan)

Menentukan pihak atau pihak-pihak yang menjadi subjek penelitian serta objek kajian yang diteliti, khusus untuk penelitian kualitatif lapangan.
D

Sumber Data

Menentukan sumber data primer dan sekunder yang menjadi rujukan utama penelitian.
E

Teknik Pengumpulan Data

Menggunakan teknik dokumentasi sebagai cara utama menghimpun data penelitian.
F

Teknik Analisis Data — Content Analysis (Analisis Isi)

Data yang terkumpul dianalisis secara sistematis untuk menafsirkan makna, pola, dan pesan yang terkandung di dalam sumber yang dikaji.
Lihat Panduan
Bab IV

Hasil Penelitian dan Pembahasan

Menyajikan temuan penelitian secara objektif, kemudian memaknainya dengan merujuk pada kerangka teoretis di Bab II.

A

Hasil Penelitian (Deskripsi Data)

Memaparkan data yang telah diperoleh secara sistematis, apa adanya, dan berdasarkan sumber yang sahih.
B

Pembahasan

Menganalisis dan memaknai hasil penelitian dengan mengaitkannya pada kerangka teoretis dan kajian terdahulu.
Lihat Panduan
Bab V

Penutup

Menutup skripsi dengan menjawab rumusan masalah secara ringkas dan memberi rekomendasi bagi penelitian selanjutnya.

A

Kesimpulan

Menjawab rumusan masalah secara ringkas berdasarkan hasil dan pembahasan yang telah dipaparkan.
B

Saran

Memberikan rekomendasi praktis maupun akademik bagi pembaca, lembaga terkait, dan peneliti selanjutnya.
Lihat Panduan
Rujukan Ilmiah

Daftar Pustaka

Memuat seluruh sumber rujukan yang benar-benar dikutip dalam naskah, disusun secara konsisten dan dapat ditelusuri.

A

Ketentuan Penyusunan

Hanya memuat sumber yang benar-benar dirujuk atau dikutip di dalam naskah, disusun secara alfabetis berdasarkan nama belakang penulis.
B

Format Penulisan Rujukan

Ditulis konsisten mengikuti satu gaya sitasi (mis. APA), mencantumkan nama penulis, tahun terbit, judul, kota terbit, dan penerbit.
C

Komposisi Sumber

Mengutamakan sumber primer seperti buku, jurnal ilmiah, dan hasil penelitian terbaru, dengan proporsi rujukan mutakhir yang memadai.
D

Sumber Daring (Online)

Mencantumkan alamat tautan (URL) serta tanggal akses untuk setiap sumber yang diambil dari internet.
Lihat Panduan
Kelengkapan Akhir

Lampiran

Dokumen pendukung yang memperkuat keabsahan dan transparansi proses penelitian.

01

Dokumentasi Foto Pendukung Penelitian

Foto buku jika library research, foto lembaga/sekolah, foto aktivitas siswa/santri, foto wawancara, dan dokumentasi pendukung lainnya.
02

Kartu Bimbingan Skripsi

Catatan proses konsultasi antara mahasiswa dan dosen pembimbing selama penyusunan skripsi.
03

Surat Izin Penelitian

Surat resmi dari kampus yang menjadi bukti izin pelaksanaan penelitian di lokasi/objek terkait.
04

Instrumen Penelitian

Pedoman dokumentasi atau instrumen lain yang digunakan dalam proses pengumpulan data.
05

Dokumen Pendukung

Data mentah, transkrip, atau sumber dokumentasi yang menjadi rujukan analisis penelitian.
06

Riwayat Hidup Penulis

Biodata singkat penulis yang mencakup riwayat pendidikan dan data diri lainnya.
Panduan Praktis

Tips Penulisan Skripsi Agar Cepat Selesai

Tips Penulisan Skripsi Agar Cepat Selesai
Catatan Penting

Stupid Mistakes

Berdasarkan penelitian yang dilakukan terhadap seluruh skripsi yang ditulis oleh mahasiswa dalam kurun waktu tahun 2018-2020, ada beberapa kesalahan sepele yang sering ditemui dalam penulisan skripsi. Kesalahan sepele ini biasa disebut dengan stupid mistakes, banyak terjadi pada aspek pengetikan skripsi yang sebenarnya dapat dihindari jika mahasiswa memiliki pengetahuan yang baik terkait kaidah-kaidah Bahasa Indonesia.

01

Huruf Besar dan Huruf Kecil

Penulisan huruf besar dan huruf kecil. Huruf pertama pada nama orang, nama tempat, nama buku, dan sebagainya harus huruf besar, misalnya Ahmad, Wahbah al-Zuhayli, Jakarta, dst.
02

Footnote dan Daftar Pustaka

Penulisan footnote dan daftar pustaka, di mana dalam penulisan daftar pustaka nama penulis dibalik, sementara dalam penulisan footnote tidak dibalik. Footnote yang mengulang juga sering ditulis dengan salah.
03

Kata Depan vs Awalan "di"

Penulisan "di" sebagai kata depan (preposisi) yang dipisah dan sebagai awalan (prefiks) yang disambung. Contoh kata depan: di bawah ini, di atas, di Jakarta, dan di penjara. Contoh awalan: Ditulis, disebut, dilihat, dipuji, dan dipenjara.
04

Menetapkan Rumusan Masalah

Skripsi yang baik diharapkan memberikan analisis yang mendalam dan fokus pada satu masalah, bukan yang melebar. Karenanya, rumusan masalah cukup satu. Rumusan masalah diungkapkan dalam bentuk pertanyaan bukan pernyataan.
05

Penulisan Titel Akademik dan Sosial

Semua orang yang dirujuk data dan pendapatnya dalam skripsi dinilai setara. Karenanya, titel akademik semisal "Prof." dan "Dr." dan titel sosial semisal "imam" dan "syaikh" tidak perlu ditulis. Cukup tulis namanya saja.
06

Huruf "Wawu" sebagai Isti'naf

Huruf "Wawu" sebagai "isti'naf" bukan "athaf" tidak perlu diterjemahkan dengan kata "dan".
07

Konsistensi Transliterasi

Konsistensi dalam transliterasi perlu dijaga di sepanjang penulisan skripsi agar tidak menimbulkan kerancuan bagi pembaca.
08

Penulisan Kesimpulan

Kesimpulan adalah jawaban dari rumusan masalah, bukan ringkasan dari skripsi. Kesimpulan bisa ditulis dalam satu atau dua paragraf saja.
09

Format Skripsi

Format skripsi yang ditulis tidak mengacu kepada ketentuan yang berlaku di Fakultas.
Tahap Akhir

Cetak Skripsi

Pastikan beberapa hal berikut sebelum skripsi dicetak dan dijilid untuk keperluan sidang maupun pengesahan akhir.

Panduan Cetak Skripsi
Berkas Pendukung

Download File

Unduh berkas rujukan resmi untuk membantu proses penyusunan skripsi Anda.

01

Buku Pedoman Penulisan Skripsi

Panduan resmi format, sistematika, dan kaidah penulisan skripsi dari kampus.

Unduh Buku Pedoman
02

Template Skripsi Kualitatif Library Research

Kerangka siap pakai untuk skripsi kualitatif berbasis kajian pustaka.

Unduh Template Library Research
03

Template Skripsi Kualitatif Penelitian Lapangan

Kerangka siap pakai untuk skripsi kualitatif berbasis penelitian lapangan.

Unduh Template Penelitian Lapangan
04

Contoh Skripsi Kualitatif Library Research

Contoh naskah lengkap skripsi kualitatif dengan pendekatan kajian pustaka.

Unduh Contoh Library Research
05

Contoh Skripsi Kualitatif Penelitian Lapangan

Contoh naskah lengkap skripsi kualitatif dengan pendekatan penelitian lapangan.

Unduh Contoh Penelitian Lapangan
06

Ebook Seputar Metode Penelitian

Bacaan pendukung untuk memperdalam pemahaman ragam metode penelitian kualitatif.

Unduh Ebook
Hadist Motivasi

يَرْفَعِ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْ وَالَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ دَرَجٰتٍ

"Niscaya Allah akan mengangkat orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Dan Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan."

QS. Al-Mujadalah: 11
Pembimbing Skripsi Ust Ifal Abu Muhammad, S.Ag., S.Pd., M.Pd.